Breaking News

Kemarau dan Karhutla Melanda, Bupati Fakfak Bersama Istri Ikut Sholat Istisqa Sebelum Kunker ke Distrik Weri

Suasana Sholat Istisqa di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH. Ma'aruf Amin, Kabupaten Fakfak, Papua Barat pada Sabtu 10 Oktober 2026 pagi. (FOTO: ISTIMEWA/IMRAN ALWI. FUAD) 
Pewarta: Imran Alwi. Fuad


PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, bersama istrinya, Nurwidayati, mengikuti Sholat Istisqa bersama ratusan jemaah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin, Jalan Baru, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Sholat Istisqa tersebut dilaksanakan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Fakfak dan sejumlah wilayah di Indonesia beberapa bulan belakangan ini.

Kegiatan berlangsung di halaman RTH KH Ma'ruf Amin sebelum Bupati Samaun Dahlan melanjutkan agenda kunjungan kerja (Kunker) ke Distrik Weri.

Pantauan di lokasi, ratusan jemaah mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat. Para jemaah berbaris dalam saf-saf untuk menunaikan sholat dan memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera turun serta masyarakat dijauhkan dari berbagai dampak buruk kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Sholat Istisqa ini diprakarsai Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak bersama sejumlah organisasi dan lembaga Islam, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Fakfak, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Nahdlatul Ulama (NU), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), serta Kementerian Agama Kabupaten Fakfak.

Pelaksanaan ibadah berlangsung aman, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Kehadiran Bupati Fakfak bersama ratusan jemaah menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau. Melalui Sholat Istisqa, para jemaah memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. 

Di tengah kondisi tersebut, upaya menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan juga tetap penting dilakukan. Harapannya, hujan segera turun, kekeringan berangsur teratasi, dan masyarakat Fakfak dapat kembali menjalankan aktivitas dengan lebih baik. (*)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close