Breaking News

Foto yang Viral di Facebook dan Heboh di Fakfak Dikaitkan dengan Pilkada 2030, Ini Respons Haji Saleh Siknun

Haji Saleh Siknun (Kanan) ketika usai berkunjung ke rumah Dinas Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, Kamis (15/10/2026) malam, dan Sebuah foto kecil yang ramai sempat Viral dan diperbincangkan di media sosial Facebook Terkait Bacalon pada Pilkada 2030. (FOTO: ISTIMEWA/IMRAN ALWI. FUAD) 
Reporter: Imran Alwi. Fuad

PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK — Sebuah foto yang ramai diperbincangkan di media sosial Facebook menjadi perhatian publik di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Foto tersebut turut dikaitkan dengan dinamika politik menuju Pilkada 2030, meski konteks dan makna di baliknya belum terkonfirmasi secara menyeluruh.

Perbincangan itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai apakah foto tersebut telah dikonfirmasi kepada Haji Saleh Siknun, yang akrab disapa Haji SS.

Berdasarkan penuturan seseorang yang mengaku telah berkoordinasi dengan Haji Saleh Siknun, Haji SS disebut terkejut ketika mengetahui persoalan tentang fotonya yang ramai dibahas tersebut.

Dalam percakapan yang dituturkan itu, Haji SS disebut merespons dengan kalimat, “Kalau masih sakit hati, jangan ajak kita orang lagi.”

Haji Saleh Siknun juga disebut mengakhiri responsnya dengan pernyataan, “Jangan ganggu kemesraan kami.” ujar haji Saleh Siknun saat di konfirmasi di rumah dinas Bupati Fakfak, Kamis (15/10/2026) malam. 

Kalimat tersebut kemudian menjadi bagian yang menarik perhatian dalam perbincangan publik mengenai foto yang dikaitkan dengan dinamika politik di Fakfak.

Namun, pernyataan itu perlu dipahami sesuai konteks percakapan yang sebenarnya. Tanpa penjelasan langsung dari Haji SS, makna dan maksud pernyataan tersebut belum dapat dipastikan.

Demikian pula, beredarnya foto tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya kesepakatan, dukungan, atau koalisi politik tertentu menjelang Pilkada 2030.

Untuk memperoleh gambaran yang utuh, diperlukan konfirmasi langsung kepada Haji Saleh Siknun mengenai foto yang beredar, konteks pernyataannya, serta tanggapannya terhadap berbagai penafsiran yang berkembang di masyarakat.

Hingga konfirmasi tersebut diperoleh, informasi mengenai foto dan respons yang dikaitkan dengan Haji SS perlu disikapi secara hati-hati agar tidak memunculkan kesimpulan yang melampaui fakta yang tersedia. (*) 


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close