Breaking News

Dilanda Kekeringan dan Cuaca Panas, RSUD Fakfak Alami Kekurangan Air Bersih Selama Tiga Bulan, Direktur Farid Fauzan Minta Pengertian Masyarakat

Imbauan Direktur Kepada Masyarakat Terkait Kekurangan Air Bersih di RSUD Fakfak. (FOTO: ISTIMEWA) 
Reporter: Imran Alwi. Fuad


PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, Papua Barat, mengalami kendala kekurangan air bersih selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut mendorong manajemen rumah sakit mengoptimalkan ketersediaan air demi menjaga kelangsungan pelayanan kepada pasien.

Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., melalui imbauan yang diterima media ini, Minggu (11/10/2026), menyampaikan bahwa keterbatasan air bersih masih dirasakan hingga pekan terakhir.

Situasi tersebut diperburuk oleh cuaca panas, kondisi kekeringan, serta kabut asap akibat kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah sekitar Kabupaten Fakfak.

Dalam imbauannya, Farid meminta pengertian dan kesabaran pasien, keluarga pasien, serta masyarakat yang berkunjung ke RSUD Fakfak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat keterbatasan pasokan air bersih.

"Kami memohon pengertian dan kesabaran dari seluruh pasien, keluarga pasien, serta masyarakat yang berkunjung ke RSUD Fakfak atas ketidaknyamanan yang terjadi," demikian imbauan yang disampaikan pihak rumah sakit.

Farid menjelaskan, pihak rumah sakit terus berupaya mengoptimalkan ketersediaan dan penggunaan air agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan dengan baik.

Berdasarkan informasi dalam pengumuman resmi RSUD Fakfak, kebutuhan pasokan air untuk menunjang operasional rumah sakit mencapai 30.000 liter per hari.

Manajemen rumah sakit juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menggunakan air secara bijak, mengingat ketersediaannya sangat penting dalam mendukung aktivitas pelayanan kesehatan.

Farid berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang sedang dihadapi rumah sakit serta mendukung upaya penghematan air agar kebutuhan pasien dan operasional pelayanan kesehatan tetap dapat terpenuhi.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah kondisi kekurangan air bersih yang masih dirasakan di Kabupaten Fakfak. Dukungan berbagai pihak dan penggunaan air secara bijak diharapkan dapat membantu mengurangi dampak keterbatasan pasokan air terhadap pelayanan rumah sakit. (*) 


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close