Breaking News

Asap Karhutla Mulai Ganggu Kualitas Udara Fakfak, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Surat Edaran Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak. (FOTO: ISTIMEWA)
Reporter: Imran Alwi. Fuad


PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, termasuk olahraga di ruang terbuka. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana K. Patiran, M.M.Kes, meminta masyarakat turut menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela.

"Untuk melindungi diri dan keluarga, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker saat keluar, serta menjaga kualitas udara di dalam ruangan dengan menutup pintu dan jendela," ujar Maulana dalam surat imbauan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak yang dikutip pada Minggu (4/10/2026).

Menurut Dinkes Fakfak, meningkatnya kabut asap berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan serta kondisi perubahan iklim. Paparan asap dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko munculnya sejumlah gangguan kesehatan.

Dinkes secara khusus meminta kelompok rentan, seperti bayi, balita, anak sekolah, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan riwayat penyakit yang sensitif terhadap kualitas udara, untuk lebih membatasi aktivitas di luar rumah.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Selain menggunakan masker, warga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan tidak menunggu hingga merasa haus.

Dinkes mengingatkan warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, iritasi kulit maupun keluhan kesehatan lainnya.

Untuk masyarakat yang membutuhkan pelayanan dan informasi kesehatan terkait dampak karhutla, Dinkes Fakfak menyebut pelayanan dapat diakses melalui posko Tim Krisis pada puskesmas yang tersebar di 17 distrik.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan kondisi udara dan mengikuti informasi serta arahan petugas kesehatan selama kabut asap masih terjadi. (*)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close