Breaking News

Buka Muswil I PKB Papua Barat Daya, Nunik Soroti ‘Jalan Sunyi’ Kader di Tengah Masyarakat

Wakil Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik, ketika resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW PKB Provinsi Papua Barat Daya. (SUMBER: KAPABAR) 
PABAR.EXPOST.CO.ID, SORONG – Wakil Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik, secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW PKB Provinsi Papua Barat Daya di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Kota Sorong, Rabu (3/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Nunik menegaskan bahwa Muswil merupakan momentum penting bagi partai untuk mengevaluasi kinerja, menyusun program kerja, sekaligus menentukan kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi ke depan.

“Muswil adalah hal yang biasa dilakukan dalam sebuah parpol. Dari sini kita bisa melakukan evaluasi, menyusun program kerja serta memilih pengurus yang baru untuk menjalankan roda partai ke depan,” kata Nunik.

Menurut dia, pelaksanaan instruksi partai dari tingkat pusat tidak selalu dapat diterapkan dengan cara dan waktu yang sama di setiap daerah. Hal itu lantaran masing-masing wilayah memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda.

“Setiap daerah mempunyai karakter dan tantangan masing-masing. Kalau saya jadi Ketua DPW PKB Papua Barat Daya mungkin akan kabur,” ujar Nunik berseloroh.

Nunik mengakui bahwa menjadi kader PKB di daerah bukanlah perkara mudah. Terlebih, kader di Papua Barat Daya berhadapan langsung dengan berbagai persoalan yang dialami masyarakat.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari proses kaderisasi dan pengabdian politik kepada masyarakat.

“Menjadi kader PKB di tingkat daerah bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, kader PKB terlatih untuk menghadapi segala situasi dan kondisi,” ujarnya.

Nunik juga memberikan apresiasi kepada kader PKB Papua Barat Daya yang selama ini dinilai telah hadir dan mengambil bagian dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.

Mulai dari membantu warga yang sakit, membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, hingga memberikan perhatian kepada warga yang terdampak musibah.

“Kader PKB di daerah ini turun tangan menghadapi sejumlah persoalan masyarakat. Mulai dari membantu warga yang sedang sakit, membantu warga yang tinggal di rumah yang tidak layak hingga membantu warga yang terdampak musibah,” jelasnya.

Lebih jauh, Nunik menyinggung berbagai isu negatif yang kerap menerpa partai politik. Menurutnya, di balik sorotan tersebut terdapat kader-kader partai yang justru berada paling dekat dengan masyarakat ketika menghadapi persoalan.

Ia menyebut pengabdian tersebut sebagai sebuah “jalan sunyi” yang tidak selalu mendapatkan apresiasi, bahkan terkadang justru menghadapi kritik dan cacian.

“Benar atau tidak? Kalau selama ini yang dekat dengan masyarakat menghadapi persoalan itu adalah kader parpol. Itulah jalan sunyi Pak Gazam, walaupun dicaci-maki, tidak menyurutkan langkah untuk berbuat kepada masyarakat,” pungkas Nunik.

Muswil I DPW PKB Papua Barat Daya selanjutnya diharapkan menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus memperkuat arah perjuangan partai agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat di daerah. (*RON/IAF)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close