Breaking News

Pelindo Regional Sorong Gelar Turnamen Mini Soccer Antarinstansi, Perkuat Sinergi Sektor Logistik

Panitia, tamu undangan, dan perwakilan tim peserta berfoto bersama usai pembukaan Turnamen Mini Soccer Antarinstansi Logistik Cup 2026 di Albert Park, Kota Sorong, Kamis (6/8/2026). Sebanyak 20 tim dari berbagai instansi ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan sinergi sektor logistik. (FOTO: Dok. Panitia) 
Pewarta: Imran Alwi. Fuad

PABAR.EXPOST.CO.ID, SORONG – Pelindo Regional Sorong resmi membuka Turnamen Mini Soccer Logistik Cup 2026 yang diikuti sekitar 20 tim dari berbagai instansi se-Sorong Raya. Pembukaan turnamen berlangsung di Albert Park, samping Cafe Webi Sabi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (6/8/2026).

Turnamen yang digelar Pelindo Regional IV Papua Barat Daya ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi antarinstansi, serta mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga.

Ketua Panitia yang juga Manager Operasi dan Teknik Pelindo Regional Sorong, Anthonius D. Marani, mengatakan kegiatan tersebut awalnya dirancang khusus untuk mempertemukan instansi yang memiliki keterkaitan langsung dengan sektor logistik.

Namun, tingginya antusiasme dari berbagai instansi membuat panitia memperluas kepesertaan, termasuk mengakomodasi lembaga yang memiliki kontribusi terhadap kelancaran rantai logistik.

"Awalnya kami memprioritaskan instansi yang berkaitan langsung dengan logistik. Namun seiring tingginya minat, kami juga mengakomodasi instansi lain yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas logistik, seperti PLN yang selama ini memasok kebutuhan listrik untuk operasional pelabuhan," ujar Anthonius kepada wartawan.

Menurutnya, meski tidak terlibat secara langsung dalam distribusi barang, dukungan berbagai instansi menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran sistem logistik di Kota Sorong.

Anthonius menjelaskan, Pelindo Regional IV Papua Barat Daya menjadi sponsor utama penyelenggaraan turnamen tersebut. Sebanyak 20 tim dari berbagai instansi ikut ambil bagian dalam kompetisi yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Dalam sambutannya, Anthonius menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, panitia, peserta, dan pendukung tim yang telah berkontribusi sehingga Logistik Cup 2026 dapat terlaksana.

Ia mengungkapkan, ide penyelenggaraan turnamen bermula dari inisiatif para panitia yang mengusulkan adanya kompetisi mini soccer antarinstansi. Sebelum menyetujui usulan tersebut, dirinya sempat memastikan kesiapan panitia mengingat skala kegiatan yang melibatkan banyak instansi.

"Saya hanya ingin memastikan mereka benar-benar siap. Setelah melihat semangat dan kesiapan panitia, akhirnya kami sepakat menjalankan turnamen ini bersama," katanya.

Suasana pembukaan Turnamen Mini Soccer Logistik Cup 2026 di Albert Park, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang digagas Pelindo Regional Sorong ini diikuti sekitar 20 tim dari berbagai instansi sebagai wadah membangun sinergi, menjaga kebugaran, dan menjunjung tinggi sportivitas. (FOTO: Dok. Panitia) 
Anthonius juga menjelaskan alasan dipilihnya nama Logistik Cup sebagai identitas turnamen.

Menurutnya, logistik merupakan sektor strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah karena berkaitan langsung dengan distribusi barang dan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan sistem logistik, kata dia, tidak hanya bergantung pada satu instansi, tetapi juga merupakan hasil sinergi berbagai pihak.

"Karena itu kami memilih nama Logistik Cup sebagai simbol kolaborasi seluruh instansi yang selama ini berkontribusi menjaga kelancaran distribusi barang di Sorong," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Anthonius mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

Ia mengakui setiap tim tentu ingin meraih hasil terbaik karena membawa nama instansi masing-masing. Meski demikian, nilai sportivitas, saling menghormati, serta kemampuan mengendalikan emosi harus tetap dikedepankan.

"Menang memang menjadi tujuan setiap tim, tetapi yang lebih penting adalah menjaga persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan menjadikan turnamen ini sebagai sarana mempererat hubungan antarinstansi," pungkasnya. (*)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close