Breaking News

Musim Kemarau, Bupati Fakfak Keluarkan 10 Imbauan Cegah Karhutla

Musim Kemarau, Bupati Fakfak Keluarkan 10 Pesan Cegah Karhutla. (FOTO: ISTIMEWA/PABAR.EXPOST.CO.ID) 
Pewarta: Imran Alwi. Fuad


PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengeluarkan 10 imbauan kepada masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah meningkatnya kewaspadaan selama musim kemarau.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbtendik melalui surat edaran yang diterima media ini, Senin, (24/8/2026).

Pencegahan karhutla, masyarakat diminta menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran sejak dini.

Salah satu imbauan utama yakni warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari pembakaran sampah ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang.

Pemkab Fakfak juga meminta warga memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas pembakaran yang diperbolehkan. Kewaspadaan terhadap kondisi hutan dan lahan perlu ditingkatkan, terutama saat musim kemarau.

Warga yang menemukan kepulan asap, titik api, maupun indikasi kebakaran diminta segera melaporkannya kepada aparat kampung, petugas pemadam kebakaran atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar dapat ditangani sedini mungkin.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak nekat memadamkan kebakaran besar seorang diri. Jika api telah meluas dan membahayakan keselamatan, warga diminta menjauh dan menyerahkan penanganannya kepada petugas.

Selain ancaman api, Pemkab Fakfak mengingatkan masyarakat terhadap dampak asap kebakaran. Warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran atau terdampak asap dianjurkan menggunakan masker dan memberikan perlindungan kepada kelompok rentan.

Bupati Fakfak juga mengingatkan warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kebakaran.

Menurut Samaun, spekulasi mengenai penyebab kebakaran tanpa didukung fakta dapat memicu keresahan dan memperbesar penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Karena itu, setiap informasi mengenai titik api maupun dugaan penyebab karhutla harus disampaikan berdasarkan fakta serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan kita dari kebakaran. Cegah sejak dini untuk keselamatan kita semua,” pesan Bupati Fakfak dalam 10 imbauan tersebut.

Samaun menegaskan, pencegahan karhutla bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas penanggulangan bencana. Peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kebakaran sebelum meluas.

Melalui 10 imbauan tersebut, Pemkab Fakfak berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga hutan dan lahan semakin meningkat. Upaya pencegahan sejak dini dinilai penting agar karhutla tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan maupun ancaman terhadap keselamatan warga.

Cegah karhutla, selamatkan hutan, lindungi kita semua.” (*) 


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close