Breaking News

Pesparani Katolik IV Papua Barat Resmi Dibuka, Danrem 182/JO: Kebersamaan dan Toleransi Kunci Papua Barat yang Damai

Pembukaan Pesparani Katolik IV Papua Barat Berlangsung Meriah, Danrem 182/JO Soroti Pentingnya Kerukunan Umat. (FOTO: PENREM 182 JAZIRAH ONIM) 
PABAR.EXPOST.CO.ID, BINTUNI – Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf. Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., menghadiri pembukaan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (7/7/2026). Kehadiran Danrem menjadi wujud dukungan TNI terhadap upaya memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus menjaga persatuan dan stabilitas di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.

Pesparani Katolik IV secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan pendamping dari berbagai kabupaten di Papua Barat.

Danrem 182/JO Hadiri Pembukaan Pesparani Katolik IV Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni, Tegaskan Harmoni Jadi Fondasi Persatuan. (FOTO: PENREM 182 JAZIRAH ONIM) 
Kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam pembukaan Pesparani mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan yang tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni budaya dan pelayanan liturgi Gereja Katolik, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkokoh toleransi, dan memperkuat semangat kebangsaan.

Dalam keterangannya, Danrem 182/Jazira Onim Kolonel Inf. Irwan Budiana menegaskan bahwa Pesparani memiliki nilai strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati.

"Pesparani Katolik IV menjadi ajang pengembangan seni budaya dan pelayanan liturgi Gereja Katolik sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Teluk Bintuni," ujarnya.

Menurut Danrem, keberagaman merupakan modal sosial yang harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Pesparani dinilai mampu memperkuat nilai toleransi, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat Papua Barat yang majemuk.

Ia juga menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang mampu mempererat kebersamaan dan menjaga kondusivitas wilayah sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan daerah.

Prosesi pembukaan Pesparani berlangsung meriah, tertib, dan penuh sukacita. Antusiasme peserta, pendamping, serta tamu undangan dari berbagai daerah menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan perhelatan keagamaan tersebut.

Melalui penyelenggaraan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat, diharapkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Momentum ini juga diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan, mempererat kerukunan antarumat beragama, serta mendorong pembangunan Papua Barat yang damai, inklusif, dan berkelanjutan. (*) 

Penulis: Imran Alwi. Fuad




Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close