Breaking News

Penuh Haru, AKBP Hendriyana Berpamitan Setelah 4 Tahun Mengabdi di Fakfak: "Ini Rumah Kedua Kami"

AKBP Hendriyana Berpisah dengan Fakfak: "Saya Pergi Bukan Sekadar Sebagai Kapolres, Tapi Sebagai Keluarga" (FOTO: ISTIMEWA) 
PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK – Suasana haru menyelimuti acara pisah sambut Kapolres Fakfak yang digelar di Hotel Grand Papua, Kamis (16/7/2027). Setelah mengabdi selama empat tahun, dua bulan, dan sembilan belas hari, AKBP Dr. Hendriyana, S.E., M.H. resmi berpamitan kepada masyarakat Kabupaten Fakfak sebelum mengemban amanah baru sebagai Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua Barat.

Dalam sambutannya, Hendriyana mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian tugas yang diembannya di Kabupaten Fakfak dapat diselesaikan dengan baik hingga tiba saatnya melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.

"Hari ini menjadi momen yang penuh makna sekaligus penuh haru bagi saya dan keluarga. Saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberikan kesempatan mengabdi di Fakfak dengan segala dinamika dan kebersamaan yang luar biasa," ujarnya.

Bagi Hendriyana, Fakfak bukan sekadar daerah penugasan. Kabupaten yang dikenal dengan falsafah Satu Tungku Tiga Batu itu telah menjadi rumah kedua bagi dirinya dan keluarga.

Selama memimpin Polres Fakfak, ia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga. Berbagai tantangan, suka dan duka dilalui bersama pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, hingga seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Menurut Hendriyana, nilai persaudaraan dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat Fakfak melalui falsafah Satu Tungku Tiga Batu merupakan pelajaran paling berharga selama dirinya bertugas di Tanah Mbaham Matta.

"Nilai itu tidak hanya saya dengar, tetapi benar-benar saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari Fakfak saya belajar bahwa keamanan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersatu, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hendriyana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak, Forkopimda, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, instansi vertikal, para raja, dewan adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, insan pers, hingga seluruh masyarakat Fakfak yang selama ini telah mendukung tugas-tugas Polri.

Ia menegaskan, berbagai capaian selama masa kepemimpinannya bukanlah hasil kerja seorang Kapolres semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat.

"Keberhasilan yang kita raih selama ini adalah hasil kerja bersama. Sinergi, komunikasi, dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Fakfak," ungkapnya.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada seluruh personel Polres Fakfak beserta Bhayangkari Cabang Fakfak atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian tanpa mengenal lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di hadapan para tamu undangan, Hendriyana turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan, baik dalam sikap, kebijakan, maupun pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan segala kerendahan hati, saya bersama keluarga memohon maaf apabila selama berada di Fakfak terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga segala kekurangan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.

Dalam momentum tersebut, Hendriyana juga menyampaikan selamat datang kepada Kapolres Fakfak yang baru, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta insan pers untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Kapolres yang baru sebagaimana dukungan yang selama ini diberikan kepadanya.

Kepada seluruh personel Polres Fakfak, Hendriyana berpesan agar tetap menjaga soliditas, loyalitas, disiplin, profesionalisme, dan terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Hendriyana mengaku dirinya datang ke Fakfak sebagai seorang anggota Polri yang menjalankan amanah negara. Namun kini ia berpamitan bukan hanya sebagai pejabat yang telah menyelesaikan masa tugas, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Fakfak.

"Bagi saya dan keluarga, Fakfak bukan sekadar tempat penugasan. Fakfak adalah rumah kedua. Di sinilah kami belajar arti persaudaraan, toleransi, ketulusan, dan kebersamaan. Kenangan selama empat tahun, dua bulan, dan sembilan belas hari akan selalu menjadi bagian terindah dalam perjalanan hidup kami," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Meski kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua Barat, Hendriyana memastikan tali silaturahmi dengan masyarakat Fakfak tidak akan pernah terputus. Ia berharap suatu saat dapat kembali menginjakkan kaki di Tanah Mbaham Matta, bukan lagi sebagai Kapolres, melainkan sebagai saudara yang datang untuk melepas rindu.

"Saya mohon doa restu agar dapat menjalankan amanah yang baru dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tetap membawa nama baik Polres Fakfak di setiap pengabdian," pungkasnya. (*) 

Penulis: Imran Alwi. Fuad

Editor  : Redaksi 


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close