Kemenangan La Albiceleste semakin istimewa berkat penampilan gemilang kapten tim, Lionel Messi, yang memborong seluruh gol Argentina atau mencetak hattrick.
Keberhasilan Messi langsung disambut riuh oleh ratusan pendukung Argentina yang tergabung dalam komunitas La Albiceleste Fakfak. Mereka menggelar nonton bareng (nobar) di Resto Kampoeng Kita, Jalan Dr. Salasa Namudat atau kawasan Pujasera Fakfak.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, para suporter telah memadati lokasi nobar dengan mengenakan jersey biru-putih khas Argentina, mengibarkan bendera, serta membawa berbagai atribut pendukung.
Atmosfer sempat menegang saat Messi sebenarnya berhasil membobol gawang Aljazair pada menit keenam. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah dinyatakan berada dalam posisi offside.
Tak lama berselang, Aljazair juga sempat membuat pendukung Argentina terdiam ketika Chaibi mencetak gol pada menit kedelapan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut juga dibatalkan.
Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17. Messi sukses memanfaatkan umpan matang Rodrigo dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi penjaga gawang Aljazair, Luca.
Gol pembuka itu langsung disambut sorak sorai para pendukung yang memadati lokasi nobar.
Memasuki babak kedua, dominasi Argentina terus berlanjut. Pada menit ke-60, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Alexis Mac Allister yang sempat ditepis kiper lawan.
Suasana nobar pun semakin bergemuruh. Teriakan "Vamos Argentina!" berkali-kali menggema di tengah para pendukung yang larut dalam euforia.
Penampilan impresif Messi ditutup dengan gol ketiganya pada menit ke-76. Berawal dari umpan datar Nicolás, kapten Argentina itu mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang kembali gagal dibendung kiper Aljazair.
Gol tersebut memastikan kemenangan Argentina dengan skor 3-0 sekaligus menjadi awal yang sempurna bagi juara dunia itu dalam mengawali perjuangan mereka di Piala Dunia 2026.
Di Fakfak, peluit panjang pertandingan disambut dengan tepuk tangan, nyanyian, dan selebrasi para pendukung yang merayakan kemenangan perdana Argentina. Hattrick Lionel Messi menjadi momen yang paling membekas bagi para anggota komunitas La Albiceleste Fakfak yang berharap tim kesayangannya mampu melangkah jauh hingga kembali meraih gelar juara dunia. (Alwi)


Social Footer