Breaking News

Panitia Musda Kerukunan Kei Kabupaten Fakfak Buka Pendaftaran Ketua Baru, Warga Diajak Berpartisipasi

Suasana Rapat Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Kerukunan Kei di Kabupaten Fakfak yang dilaksanakan pada Sabtu (30/5/2026). (FOTO: Dok. Panitia)
Reporter: Imran Alwi. Fuad

PABAR.EXPOST, FAKFAK – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Kerukunan Kei Kabupaten Fakfak resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Kerukunan Kei untuk periode kepengurusan berikutnya mulai Senin (1/6/2026). Pembukaan pendaftaran ini menjadi awal rangkaian proses demokrasi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan Kerukunan Kei ke depan.

Keputusan membuka tahapan pendaftaran tersebut merupakan hasil rapat panitia yang dilaksanakan pada Sabtu (30/5/2026). Melalui mekanisme ini, panitia memberikan kesempatan kepada seluruh warga Kei yang memenuhi persyaratan organisasi untuk berpartisipasi dalam proses pencalonan.

Ketua Panitia Musda Kerukunan Kei Kabupaten Fakfak, Andres A. Henan, menegaskan bahwa proses penjaringan calon ketua dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, dan semangat persaudaraan yang menjadi nilai utama masyarakat Kei.

“Musda ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen warga Kei, memperkuat solidaritas, serta membawa organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Andres.

Ia menjelaskan, pendaftaran bakal calon ketua akan dilayani setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 17.00 WIT. Masa pendaftaran akan berakhir dua pekan sebelum pelaksanaan Musda.

Untuk memperlancar proses administrasi, panitia mengimbau para bakal calon agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan panitia selambat-lambatnya satu hari sebelum melakukan pendaftaran. Langkah tersebut dilakukan guna memudahkan proses verifikasi dan kelengkapan dokumen persyaratan.

Selain membuka ruang bagi para kandidat, panitia juga mengajak seluruh warga Kei yang berdomisili di Kabupaten Fakfak untuk terlibat aktif dalam seluruh tahapan Musda. Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara demokratis dan menghasilkan pemimpin yang mampu mengakomodasi aspirasi warga.

Musda Kerukunan Kei Kabupaten Fakfak tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur Tanat Evav.

Panitia optimistis seluruh tahapan Musda dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga terpilihnya ketua baru yang memperoleh dukungan luas dari masyarakat Kei di Kabupaten Fakfak.

Semangat “Fangnan Ain Ni Ain” yang berarti “kita semua adalah saudara” diharapkan terus menjadi landasan bersama dalam menyukseskan agenda organisasi tersebut serta memperkokoh kebersamaan warga Kei di Kabupaten Fakfak. (*)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close