Breaking News

Kunjungi Fakfak, Pangdam XVIII/Kasuari Santuni Anak Panti dan Resmikan Masjid Korem 182/JO

PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK – Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI. Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 182/Jazira Onim (JO), Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (29/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru. Rombongan disambut langsung oleh Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.I.P., M.M., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 182 PD XVIII/Kasuari, Ny. Irwan Budiana.

Kedatangan Pangdam dan rombongan di Makorem 182/JO diawali dengan penyambutan adat khas Papua melalui tarian tradisional, pengalungan kain timur, serta pemasangan mahkota etnik. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat Papua Barat.

Agenda kunjungan diawali dengan paparan satuan mengenai kondisi dan kesiapan operasional Korem 182/JO. Dalam pemaparannya, jajaran Korem menjelaskan berbagai program pembinaan satuan serta peran strategis TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Fakfak dan sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam menyerahkan tumpeng peringatan Hari Ulang Tahun ke-6 Korem 182/JO yang diperingati pada 25 Mei 2026. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru juga menyerahkan bantuan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Ina Maria.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan Makorem sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Pangdam kemudian menandatangani prasasti sekaligus meresmikan Masjid Korem 182/JO yang diharapkan menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi prajurit serta keluarga besar Korem 182/JO.

Dalam arahannya kepada prajurit dan anggota Persit, Pangdam menekankan bahwa kehormatan seorang prajurit terletak pada kemampuan menjaga disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kepercayaan masyarakat kepada TNI harus dijaga melalui kinerja yang profesional, disiplin yang kuat, serta integritas dalam setiap tindakan. Kehormatan prajurit adalah harga diri yang tidak bisa ditawar,” tegas Pangdam.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Papua Barat.

Menurutnya, setiap satuan harus selalu siap menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di lapangan dengan meningkatkan kemampuan melalui latihan yang berkelanjutan serta membangun karakter yang berlandaskan keimanan, kreativitas, dan keteladanan.

“Prajurit harus memiliki kepekaan terhadap situasi di wilayah tugas dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Pembinaan mental, moral, dan profesionalisme harus terus dilakukan agar satuan semakin solid, adaptif, dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas satuan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus memperkokoh peran TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Papua Barat. (Iaf)


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close