Langkah pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan peringatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan yang dapat mengganggu jalannya acara.
Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., mengatakan keterlibatan personel TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen institusinya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas keagamaan.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan tidak hanya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan khidmat.
“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian peringatan 132 tahun Misi Katolik di Tanah Papua dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Wahlin.
Di lapangan, pengamanan dipimpin langsung oleh Komandan Pos Pengamanan, Serka Suyanto, sesuai arahan Dandim 1803/Fakfak. Selain melakukan penjagaan di sekitar lokasi kegiatan, personel Kodim juga bersinergi dengan aparat keamanan lainnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Sinergi antar aparat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan, sekaligus memastikan seluruh peserta dan masyarakat yang hadir dapat mengikuti peringatan dengan rasa aman.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, pelaksanaan ibadah dan peringatan berlangsung aman serta tertib. Upaya pengamanan yang dilakukan juga mendapat apresiasi dari panitia pelaksana maupun masyarakat yang hadir. (Iaf)


Social Footer