Breaking News

Bupati Fakfak Lobi Kemendag, Pembangunan Pasar Danaweria Diusulkan Masuk APBN 2027

Bupati Fakfak Samaun Dahlan bertemu jajaran Kementerian Perdagangan di Jakarta, Senin (6/4/2026), membahas rencana pembangunan Pasar Danaweria. (FOTO: ISTIMEWA) 
Reporter: Imran Alwi

FAKFAK, PAPUA BARAT — Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengusulkan pembangunan Pasar Danaweria melalui dukungan pemerintah pusat.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Perdagangan RI dalam rangka membahas rencana pembangunan pasar tersebut. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Fakfak bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri serta Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Sri Sugi Atmanto.

Samaun mengatakan, pemerintah pusat pada prinsipnya menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan Pasar Danaweria. Namun, dukungan tersebut mensyaratkan kesiapan dokumen perencanaan yang matang dari pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah diminta segera menyiapkan master plan sebagai syarat utama untuk pengusulan melalui APBN Tahun Anggaran 2027,” ujar Samaun dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, skema pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi opsi strategis, mengingat keterbatasan fiskal daerah yang bersumber dari APBD.

Pembangunan Pasar Danaweria merupakan kelanjutan dari pengembangan pasar rakyat di Fakfak, setelah sebelumnya Pasar Thumburuni berhasil dibangun dan diresmikan pada November 2025.

Secara eksisting, Pasar Danaweria merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah seberang Fakfak. Namun, kondisi sarana dan prasarana dinilai belum memadai.

Koordinasi pembangunan pasar rakyat, Bupati Fakfak Samaun Dahlan berdiskusi dengan pejabat Kemendag di Jakarta, Senin 6 April 2026. (FOTO: ISTIMEWA) 
Beberapa persoalan yang dihadapi antara lain keterbatasan lahan parkir, kemacetan akibat aktivitas angkutan umum, serta sistem drainase yang belum optimal sehingga kerap menimbulkan genangan saat hujan.

Untuk itu, pemerintah daerah merancang konsep pembangunan pasar yang terintegrasi dengan terminal angkutan umum. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas serta kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi.

Selain itu, rencana pembangunan Pasar Danaweria juga menjadi bagian dari komitmen politik pasangan Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik pada Pilkada 2024.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap seluruh tahapan perencanaan dapat segera diselesaikan agar proses pengusulan ke pemerintah pusat berjalan lancar dan pembangunan dapat direalisasikan sesuai target.

Ke depan, kehadiran pasar yang representatif diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Fakfak. (*) 


Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close