Breaking News

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Fakfak Buka Pendaftaran Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026, Ajak Generasi Muda Terlibat Awasi Pemilu

Poster pendaftaran Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diluncurkan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Fakfak untuk mengajak generasi muda memahami pengawasan pemilu dan meningkatkan kesadaran demokrasi di daerah. (FOTO: ISTIMEWA) 
Reporter: Imran Alwi. Fuad

PABAR.EXPOST.CO.ID, FAKFAK —
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Fakfak membuka pendaftaran Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah.

Program tersebut ditujukan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Fakfak, yang memiliki minat mempelajari sistem pengawasan pemilu sekaligus berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, peserta akan mendapatkan pemahaman terkait mekanisme pengawasan pemilu, peningkatan kesadaran politik, hingga keterlibatan aktif dalam proses pengawasan secara partisipatif.

Program ini mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, dengan rangkaian kegiatan yang dimulai dari tahap undangan peserta pada April 2026 hingga pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pada Mei 2026.

Berdasarkan informasi yang diumumkan, tahapan kegiatan meliputi undangan peserta, pelaksanaan kick off, pre-test, pembelajaran audio visual, pembelajaran melalui modul, hingga pelaksanaan kegiatan hybrid dan evaluasi akhir.

Pendaftaran dibuka secara gratis selama April 2026 melalui Sekretariat Bawaslu Kabupaten Fakfak maupun akses formulir daring yang telah disediakan panitia.
Adapun syarat peserta antara lain merupakan alumni program pengawasan partisipatif sebelumnya, berdomisili di Kabupaten Fakfak, sehat jasmani dan rohani, bersedia mengikuti pendidikan hingga selesai, serta siap terlibat dalam kegiatan pengawasan pemilu.

Selain itu, peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi seperti surat pernyataan, identitas diri, serta tulisan terkait pengalaman atau partisipasi dalam kegiatan pengawasan.
Melalui program ini, Bawaslu Fakfak berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang mampu meningkatkan kesadaran demokrasi masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan publik pada pelaksanaan pemilu mendatang.
Ajakan kepada masyarakat, khususnya kalangan muda, juga disampaikan agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi turut memahami proses demokrasi dan mengambil peran aktif dalam menjaga integritas pemilu di daerah. (*) 

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close