Kegiatan yang berlangsung di balai kampung tersebut dihadiri masyarakat setempat, khususnya para pemuda dan pemudi yang berminat mengikuti rekrutmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Dalam sosialisasi itu, Serma Ramli Nasir memberikan penjelasan mengenai mekanisme penerimaan prajurit TNI AD, mulai dari persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga peluang pengembangan karier di lingkungan militer.
Ia menegaskan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI terbuka bagi seluruh generasi muda tanpa membedakan latar belakang, selama memenuhi syarat yang telah ditetapkan.
“Setiap anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk bergabung dengan TNI AD. Persiapan fisik, mental, dan kemampuan akademik menjadi faktor penting dalam menghadapi proses seleksi,” ujarnya.
Selain menyasar kalangan pemuda, sosialisasi tersebut juga mengajak para orang tua agar turut memberikan dukungan kepada anak-anak yang memiliki cita-cita mengabdi sebagai prajurit.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membangun motivasi dan kesiapan generasi muda sebelum mengikuti tahapan seleksi.
Antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung, mulai dari prosedur pendaftaran, batas usia peserta, hingga persiapan awal yang perlu dilakukan sebelum mengikuti seleksi.
Kegiatan komunikasi sosial ini menjadi bagian dari upaya TNI mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait peluang pengabdian kepada negara.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan semakin banyak putra-putri asli Fakfak yang memiliki motivasi untuk bergabung dengan TNI AD dan berkontribusi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rls/Alwi)


Social Footer