![]() |
| Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP saat menyampaikan sambutannya di acara Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Fakfak, Selasa 24 Maret 2026. (FOTO: ISTIMEWA) |
Menurut Samaun, Halal Bihalal bukan hanya tradisi tahunan pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi momen penting untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Melalui Halal Bihalal ini, mari kita saling memaafkan. Tradisi ini harus terus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai positif,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan masyarakat.
Samaun mengatakan, kekuatan silaturahmi menjadi modal penting dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, kolaborasi yang kuat akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Fakfak.
Di sisi lain, ia mengakui pemerintah daerah masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan anggaran. Karena itu, dukungan dari semua pihak, termasuk investor, dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia pun meminta masyarakat bersama pemerintah menciptakan suasana yang aman dan nyaman agar investasi dapat tumbuh dan memberi dampak terhadap pembangunan.
Pada akhir sambutannya, Samaun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen Syawal sebagai awal yang baru untuk terus merawat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Fakfak.
Momentum Halal Bihalal tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarmasyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh-tokoh daerah, dan seluruh elemen warga dalam mendukung pembangunan Kabupaten Fakfak yang lebih maju dan harmonis. (Iaf)


Social Footer