Hal itu disampaikan Wahlin Rahman saat mengikuti peluncuran operasional 1.061 Koperasi Merah Putih yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto, secara virtual di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan ekonomi masyarakat membutuhkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar dapat berjalan optimal serta berkelanjutan.
“Pemberdayaan ekonomi tidak akan berjalan maksimal tanpa kerja sama yang solid di lapangan. Kami dari Kodim 1803/Fakfak siap mengawal dan memastikan kehadiran Koperasi Merah Putih benar-benar memberikan dampak positif bagi kemandirian masyarakat,” ujar Wahlin.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan yang kuat, terutama dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat berbasis potensi lokal.
Selain itu, keterlibatan seluruh elemen dinilai dapat mempercepat pemerataan ekonomi hingga ke wilayah kampung dan distrik, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.
Program Koperasi Merah Putih sendiri diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui pengembangan usaha produktif, peningkatan kesejahteraan warga, serta penciptaan peluang usaha baru yang berbasis gotong royong dan kemandirian daerah.
Pemerintah juga menargetkan keberadaan koperasi tersebut dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan dimulai dari desa dan kelurahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Iaf)


Social Footer